Tampilkan postingan dengan label Reisa Kartikasari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reisa Kartikasari. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Oktober 2011

Gossip » Reisa Kartikasari Dambakan Pria Berdada Bidang & Romantis

Reisa Kartikasari Dambakan Pria Berdada Bidang & Romantis | reisa kartikasari
Reisa Kartikasari (rachman/detikhot) 
Jakarta Sebagai runner up pertama ajang Puteri Indonesia 2010 kecantikan Reisa Kartikasari tentu punya sejuta pesona yang bisa memikat para pria. Tertarik merebut hatinya? Gampang, dia suka cowok berdada bidang dan romantis.

"Aku suka banget cowok berdada bidang, kayaknya enak rasanya disandarin. Apalagi dia sambil main gitar begitu. Hmm…romantis banget pasti. Hahaha," ujarnya ketika ditemui di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jakarta.

Pria berdada bidang memang bisa membuat hati perempuan yang juga Puteri Indonesia Lingkungan 2010 itu langsung meleleh. Namun sayang, ia enggan mengungkapkan fantasinya lebih jauh dengan tipe pria seperti itu.

"Udah ah, jangan ditanya itu lagi. Aku malu jadinya," pintanya seraya tertawa kecil. Wajah cantiknya pun nampak merah merona karena tersipu malu.


Selain itu adakah kriteria lain pria yang disukai dara kelahiran Malang, 24 Desember 1985 itu? "Aku suka yang romantis, humoris, independen dan setia. Tapi sebenarnya cowok yang bisa masak juga oke. Kayaknya romantis banget membayangkan pagi-pagi bangun dibuatkan makanan apa," ungkapnya.

Reisa sendiri memang hobi memasak sejak dulu. Apalagi karena tinggal tanpa pembantu rumah tangga, ia pun mengaku bisa menyalurkan hobinya itu dengan mencoba berbagai resep makanan favoritnya.

"Aku memang suka memasak dan nyoba resep-resep, misalnya kayak grilled samon with asparagus sauce gitu dan lain-lain. Masakan perancis, Italia dan Indonesia lah tentunya," katanya.


Kembali disinggung soal pria, saat ini perempuan yang akrab disapa Rei itu mengaku memang tengah jomblo. Tahun ini ia putus cinta dengan kekasihnya lantaran sudah tak saling menemukan kecocokan.

"Ya sekarang aku memang jomblo, tahun ini baru putus. Aku pacarannya udah cukup lama sih. Kalau pacaran memang biasanya lama, karena aku orangnya setia," ucapnya.


Rei tak menampik, saat ini ada banyak pria yang coba mendekati dan mendambakan untuk menjadikannya kekasih. Namun ia mengaku masih menganggap semuanya teman lantaran dirinya ingin fokus berkarier dan mengejar impiannya.

"Temen pria sih banyak sekarang. Tapi aku mau fokus ngejar karier sama mimpi aku dulu. Soal nikah juga aku nggak mau pasang target, aku jalani saja bagaimana ke depannya," tandasnya seraya tersenyum.

Gossip » Ikut Miss International 2011, Reisa Kartikasari Siap Berbikini

Ikut Miss International 2011, Reisa Kartikasari Siap Berbikini | reisa kartikasari
Reisa Kartikasari (rachman/detikhot) 
Jakarta Runner up pertama Puteri Indonesia 2010 Reisa Kartikasari akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss International 2011 yang akan diadakan di Cheng Du, China pada 6 November mendatang. Ia pun mengaku siap untuk mengenakan bikini.

"Di ajang itu memang ada swimsuit competition-nya juga. Kalau pun harus berbikini, itu kan cuma salah satu kriteria penjurian, jadi aku ikutin saja," ujarnya ketika ditemui di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jakarta.

Perempuan yang juga Puteri Indonesia Lingkungan 2010 itu paham sesi bikini dalam berbagai kontes kecantikan selalu mengundang kontroversi dalam masyarakat di Tanah Air. Meski begitu, ia mengaku siap menghadapi segala konsekuensinya.

"Dalam melaksanakan apapun, saya harus selalu memberikan yang terbaik. Jadi harus diikuti semuanya dan konsekuensinya. Setiap tindakan kita itu pasti ada deh pro dan kontra tergantung kita menyikapinya bagaimana aja," ungkapnya dengan mimik wajah serius.




Reisa juga mengatakan, tak mungkin menyamakan persepsi semua orang, dan semestinya satu dengan yang lain saling menghargai pendapat masing-masing. Ia pun hanya bisa berharap masyarakat mau mendukungnya untuk bersaing dalam ajang tersebut.

"Pendapat aku dan orang lain bisa berbeda, jadi saling menghargai saja. Aku berharap orang mau mendukung dan menghargai apapun pilihan dalam hidup aku dan apa yang akan aku putuskan nanti di ajang Miss International,"paparnya.

"Kontes itu bukan hanya tentang bikini, itu harus dimasukkan ke otak semua orang di Indonesia karena cuma Indonesia yang masih kayak begitu. Banyak sekali yang dinilai untuk bisa menang, dari brain, beauty, behavior dan lain-lain. Jadi jangan hanya melihat dari busananya saja," tambahnya berapi-api.




Perempuan yang hobi memasak itu pun mengaku siap bersaing dalam ajang Miss International 2011 itu. Bahkan keyakinannya mencapai seratus persen untuk bisa membawa pulang mahkota kemenangan dan membuat harum nama Tanah Air di kancah dunia.

"Target juara pertama. Harus punya keyakinan, buat apa kalau nggak punya keyakinan. Yang pasti kita harus 100 persen yakini apa yang kita lakukan. Kita berharap dan berusaha yang terbaik, apapun hasilnya nanti aku terima," tegasnya.

"Sebelum berangkat aku sudah dipersiapkan dan dapat pembekalan dari Yayasan Puteri Indonesia, baik secara fisik maupun mental, termasuk pengetahuan umum, bahasa Inggris, public speaking, kecantikan, kepribadian dan lain sebagainya," tambahnya mantap.
 

Gossip » Reisa Kartikasari, dari Dokter Forensik ke Puteri Indonesia

Reisa Kartikasari, dari Dokter Forensik ke Puteri Indonesia | reisa kartikasari
Reisa Kartikasari (rachman/detikhot) 
Jakarta Awalnya Reisa Kartikasari adalah dokter muda yang bekerja sebagai staf forensik di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun, sejak dinobatkan sebagai runner up pertama Puteri Indonesia 2010 ia telah menjelma jadi puteri cantik nan jelita.

"Aku memang kerja sebagai staf forensik di Rumah Sakit Polri sebelum ikut ajang Puteri Indonesia 2010 kemarin," jelasnya ketika ditemui di Taman Sari Royal Heritage Spa di jalan K.H.Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2011).

Perempuan yang akrab disapa Rei itu menceritakan, sejak awal ia memang bercita-cita menjadi dokter. Padahal semua anggota keluarganya berkecimpung di bidang hukum, termasuk kakaknya Dea Tunggaesti belakangan mencuat karena menjadi pengacara Nazaruddin.

"Semua anggota keluarga, mama, papa dan kakak bekerja di bidang hukum, cuma aku saja yang jadi dokter. Soalnya memang cita-cita dari kecil. Tadinya mau dokter hewan karena aku suka pelihara binatang, tapi malah jadi dokter umum," ujarnya seraya tertawa.




Selama menjadi dokter, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan, Jakarta 2009 itu banyak mendapat pengalaman menarik. Hingga sekarang ia mengaku tak banyak orang yang percaya kalau sebelumnya ia terbiasa berurusan dengan mayat.

Dara kelahiran Malang, 24 Desember 1985 itu awalnya memang takut ketika bekerja di kamar mayat, namun lambat-laun ia jadi terbiasa. Bahkan ia mengaku pernah diminta membantu mengotopsi mayat dan ikut menggergaji kepala.

"Dulu banyak yang nggak percaya kalau aku udah terbiasa berurusan sama mayat. Hari pertama aku dulu diminta bantu otopsi korban dan membelah kepala mayat pakai gergaji. Itu awalnya shock banget, tapi lama-lama jadi terbiasa," kisahnya.

"Itu diawalnya saja sih, habis itu aku bekerjanya jadi ke administratifnya mengurusi data, kayak mencocokkan data DVI (disaster victim identification). Pas bom meledak di Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriot 2009 dulu aku tugasnya mengurus dan ngumpulin data-data korban," sambungnya.




Rei mengaku hingga kini tetap berkeinginan menjadi dokter. Makanya sekarang ia tengah berusaha menyelesaikan studi S2-nya di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia. Ia masih ingin mewujudkan cita-cita bekerja di World Health Organization (WHO), dan menjadi Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

"Ke depan aku memang ingin jadi spesialis, makanya mau secepatnnya mendapatkan gelar master saya, mau kerja di WHO, kerja di kementerian kesehatan dan mau jadi meteri kesehatan nantinya. Hahaha," ungkapnya.

Nama anak bungsu dari dua bersaudara itu memang terus bersinar sejak menang sebagai runner up pertama ajang Puteri Indonesia 2010 lalu. Apalagi kemenangannya itu dibarengi dengan perolehan gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2010 yang memberikannya banyak kesempatan berharga dan pengalaman baru.

Bahkan Juni lalu, Rei juga mendapat gelar kebangsawanan dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang diserahkan langsung oleh Raja Keraton Surakarta Paku Buwono XIII Tedjowulan. Ia mendapat kehormatan dengan diberikan gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung.




Pemilik tinggi 171cm dan berat 50kg itu mengaku bersyukur dengan segala pencapaiannya kini. Bahkan saat ini ia tengah bersiap untuk berangkat ke ajang Miss Internasional 2011.

"Lewat Puteri Indonesia aku bersyukur banyak dapat pengalaman hebat dan berharga yang mungkin aku nggak bisa dapat kalau bukan dari situ. Aku pun sebentar lagi mau berangkat ke Miss Internasional di China 6 November nanti. Doakan ya," tandasnya.